Sinopsis


Buku ajar "Sosial Budaya Kalimantan" ini mengajak pembaca dalam sebuah perjalanan komprehensif untuk memahami kekayaan dan kompleksitas peradaban di "Pulau Harapan" Indonesia. Dimulai dari konsep dasar manusia sebagai makhluk berbudaya, buku ini mengupas tuntas tujuh unsur kebudayaan universal yang termanifestasi secara unik di seluruh Kalimantan, mulai dari sistem bahasa, religi, hingga teknologi tradisional.


Pembahasan kemudian menukik lebih dalam ke setiap provinsi, memetakan lanskap sosial budaya yang khas: dari peradaban sungai masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, dinamika multikulturalisme Dayak-Melayu-Tionghoa di Kalimantan Barat, hingga falsafah Huma Betang dan ritual Tiwah yang agung pada masyarakat Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah.


Buku ini tidak hanya menampilkan keindahan tradisi, tetapi juga secara kritis menganalisis tantangan-tantangan kontemporer yang dihadapi pulau ini. Isu-isu krusial seperti konflik agraria akibat industri ekstraktif, dampak pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur, perjuangan pelestarian lingkungan, dan risiko marjinalisasi masyarakat adat dibahas secara mendalam. Setiap bab dilengkapi dengan studi kasus, soal evaluasi, dan bahan diskusi untuk mendorong analisis kritis mahasiswa Sebagai periutup, buku ini merumuskan sebuah visi masa depan bagi Kalimantan sebuah peradaban yang mampu mengawinkan kearifan lokal dengan inovasi global, menjadikan budayanya sebagai pilar pembangunan yang adil dan berkelanjutan di panggung nasional dan dunia