Sinopsis


Buku ini ditujukan bagi mahasiswa program studi pendidikan ekonomi, dan karena itu disusun dengan kesadaran akan kedudukan ganda pembacanya. Pada satu sisi, mahasiswa memerlukan literasi ekonomi dan keuangan sebagai kecakapan hidup pribadi, sebagaimana berlaku bagi siapa pun. Pada sisi lain, mereka adalah calon guru yang kelak akan mengajarkannya kembali. Keterbatasan pemahaman pada diri seorang guru tidak berhenti pada dirinya sendiri, melainkan menurun kepada setiap angkatan peserta didik yang diajarnya. Pertimbangan inilah yang menjelaskan mengapa buku ini tidak berhenti pada penyajian konsep, tetapi juga membahas cara membelajarkannya.


Konteks. Kalimantan Timur memperoleh memperoleh perhatian tersendiri dalam buku ini, terutama pada pembahasan mengenai usaha mikro, ekonomi berbasis kearifan lokal, dan peluang yang muncul seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara. Pilihan ini bukan sekadar penyesuaian lokal, melainkan pengakuan bahwa persoalan literasi ekonomi selalu berwajah konkret dan terikat tempat.